November 16, 2018
"SAJAK BISU"
Engkau tetap anggrek bulanku
Rinduku masih sebiru langitmu
Juga cintaku tak terbatas waktu
Meski engkau tak menganggapku bintangmu
Rinduku masih sebiru langitmu
Juga cintaku tak terbatas waktu
Meski engkau tak menganggapku bintangmu
Kini memang mulutku terbungkam
Tetapi diriku bukan berubah kelam
Hanya saja tak punya nyali untuk bicara
Sebab tak ingin hatimu terluka
Tetapi diriku bukan berubah kelam
Hanya saja tak punya nyali untuk bicara
Sebab tak ingin hatimu terluka
Bukannya aku selalu salah di matamu
Hingga terperangkap bersama kaum dungu
Dan menjadikan diriku kaku membatu
Layaknya arca di samping tugu
Hingga terperangkap bersama kaum dungu
Dan menjadikan diriku kaku membatu
Layaknya arca di samping tugu
Wahai anggrek bulanku ...!
Kini kukirimkan sajak bisu
Agar engkau bicara pada malam syahdu
Diriku juga mengerti akan maksudmu
Kini kukirimkan sajak bisu
Agar engkau bicara pada malam syahdu
Diriku juga mengerti akan maksudmu
Walau aku tahu hatimu bukan untukku
Tetapi diriku akan selalu ada untukmu
Meski harus mengecam pahit bumbu dapur
Untuk melebur luka hati hampir terkubur
Tetapi diriku akan selalu ada untukmu
Meski harus mengecam pahit bumbu dapur
Untuk melebur luka hati hampir terkubur

0 komentar